CustomerLadder Marketing Gerilya

Aug 22 2008

Apakah Anda orang MARKETING?

Filed under: Marketing and Sales, edukasi market, catatan pendek

Marketing adalah sebuah investasi. Termasuk di dalamnya aktivitas-aktivitas seperti mempelajari gaya hidup dan kebutuhan konsumen, menanamkan citra merek dan manfaat unik produk (USP) di benak pelanggan, sampai dengan mengedukasi pelanggan agar mereka  paham manfaat produk sebagai solusi masalah meinvestasi, pemasaran, bisnis, anggaranreka. 

 

Untuk apa semua aktivitas ini? Untuk membuat konsumen lebih mudah mengingat dan memilih produk kita dibandingkan produk kompetitor.

 

Marketing adalah sebuah investasi; yang mana ia membutuhkan dana yang tidak sedikit sebagai biaya eksekusinya. Tak hanya itu, ia juga membutuhkan kreativitas strategi, kesabaran dan keuletan. Apalagi ketika produk Anda bukanlah produk “kembaran produk lain”. Ia membutuhkan dukungan Anda untuk senantiasa ‘percaya’ padanya.. seperti kata pepatah “Believe in the Product”, dan  “Believe in the Business”.

 

Mari kita renungkan sebentar, dan kita akan tahu, apakah kita benar-benar orang sadar Marketing atau tidak:)

 

 

Read the rest of this entry »

Jul 24 2008

Cara Membuat Pelanggan tetap Senang, Meski Harga Anda Naik

Filed under: Marketing and Sales, Maximizing Profits

Ibarat buah simalakama. Saat ini, berbagai komponen biaya produksi naik, tak urung membuat pengusaha harus berpikir ekstra keras. Bagaimana cara cerdas menaikkan harga, dengan tetap mempertahankan pelanggan loyal?

strategi-pemasaran-gerilya-menaikkan-harga-pelanggan

KONDISI SAAT INI;

 a. Krisis, resesi. Kebanyakan orang mengurangi kegiatan konsumsi dan belanja mereka. Bahkan ada yang berhenti membeli produk kita karena mereka beralih ke produk pesaing yang lebih murah. Apa tindakan kita, di sini?

b. Inflasi telah mendorong kenaikan biaya komponen produksi dan operasional usaha. Bila kita tidak menaikkan harga, sama saja kita siap merugi, bahkan gulung tikar perlahan.

Dalam kondisi ini, kita punya DUA PILIHAN TINDAKAN:

PILIHAN pertama : Untuk mendapatkan pelanggan baru, dan mempertahankan pelanggan lama tetap puas dan loyal, kita harus mempertahankan harga lama. Bahkan menurunkan harga. Memberikan diskon (tapi dengan ukuran kemasan produk yg sama)

PILIHAN kedua: Jadi bila kita ingin bertahan, mau tidak mau, kita harus menaikkan harga.

Sebenarnya pilihan mana yang akan Anda pilih, terserah Anda. Tapi menurut saya, the only reasonable option (keputusan logis dan rasional) adalah Anda harus menaikkan harga. Bila demikian, maka kita punya PR utama menginformasikan kenaikan harga dg cerdas, gentle, dan tetap bisa membuat pelanggan tidak terlalu kecewa.

Ada sedikitnya LIMA CARA MENAIKKAN HARGA tapi PELANGGAN TETAP SENANG:

Read the rest of this entry »

Jul 10 2008

Ketika Calon Konsumen berkata, “Produk Anda terlalu Mahal”..

Filed under: Marketing and Sales, Perilaku Konsumen, Maximizing Profits

Apa saja ya, tindakan paling tepat ketika calon konsumen berkata, “Produk Anda terlalu Mahal?”

Beberapa waktu lalu, ada salah satu peserta training mengeluhkan banyaknya penolakan dari prospek menyangkut mahalnya harga produk dan jasa yang mereka tawarkan. Hal ini tak terlalu mengherankan mengingat dalam situasi ‘pengencangan ikat pinggang’ seperti sekarang, pasar cenderung hati-hati dalam melakukan transaksi apapun.

Meski demikian, kondisi ini tidak selalu berarti konsumen tidak tertarik pada produk-produk kita yang mungkin notabene ‘tampak mahal’. Justru pada situasi anggaran ketat, konsumen berusaha lebih jeli dan perhitungan dibandingkan biasanya. Mereka mencari “value for money” dan mereka tidak ingin rugi sedikitpun. Mereka juga tidak ingin menanggung resiko rugi bila dalam waktu dekat di masa depan, produk yang sama ternyata sudah naik harga.

Dengan demikian, ketika konsumen menyatakan keberatan mereka terhadap suatu produk, seringkali belum tentu itu merupakan keberatan mereka yang sesungguhnya. Bisa jadi mereka hanya perlu diyakinkan bahwa produk/jasa yang kita tawarkan memiliki keunggulan manfaat yang sulit diberikan produk lain. Mungkin beberapa cara berikut layak Anda coba :

Read the rest of this entry »

Jun 23 2008

Lebih Jeli Mengidentifikasi “Target Pelanggan”

Filed under: Perilaku Konsumen

Pekerjaan rumah pertama dalam melakukan marketing,Buying decision maker adalah mengidentifikasi target pelanggan yang tepat. Dalam hal ini, target pelanggan adalah orang-orang yang kita bidik untuk membeli produk kita.

Ada kalanya, dalam proses menetapkan target pelanggan ini, kita bisa menemukan dua kelompok orang yang berbeda. Kelompok pertama; adalah pihak user (orang yang menggunakan produk), sementara kelompok kedua; adalah pihak buying decision maker - pengambil keputusan pembelian. Bila kita tidak jeli dan salah menetapkan target pelanggan, pekerjaan marketing juga akan banyak menemui kendala karena salah sasaran.

Untuk kasus produk susu balita atau produk mainan anak, tergantung usia anak yang menjadi target pengguna produk, maka pihak-pihak yang menjadi target prospek marketing kita juga akan berbeda.

User akan berbeda dengan target pelanggan ketika end user (konsumen pengguna produk) belum memiliki buying power (kekuatan membeli, kekuatan finansial), sehingga buying decision lebih dominan biasanya akan dilakukan oleh pihak-pihak yang memiliki power lebih besar (memiliki sumber-sumber dan daya finansial melakukan pembelian) .

Contoh: orang tua (sebagai decision maker) berperan memilih dan membelikan susu balita untuk anak (product user) mereka. Atau orang tua (buying decision maker) yang memutuskan pilihan mereka untuk membeli mainan tertentu untuk anak (product user) mereka.

Atau ada kalanya, kita perlu menilik lebih lanjut, dari antara dua pihak tersebut (end user dan buying decision maker), siapakah yang memiliki bargaining power (dalam buying decision) lebih tinggi?

Untuk produk mainan anak-anak, end user (anak-anak) banyak berperan menginformasikan produk mana yang mereka inginkan. Tapi pada akhirnya, tetap saja orang tua-lah yang memiliki keputusan akhir – memutuskan jadi atau tidak jadi membeli mainan yang bersangkutan. Proses buying decision yang dilakukan orang tua anak berkaitan erat dengan berbagai aspek seperti kemampuan finansial (daya beli), fungsionalitas (kegunaan mainan – baik secara edukatif maupun rekreasional).

 

**************************************

Salah satu contoh produk lain yang juga membutuhkan identifikasi market jeli, adalah seperti kasus produk berikut yang sempat masuk di forum konsultasi online kami beberapa waktu lalu:

Read the rest of this entry »

Jun 17 2008

Kumpulan Update Artikel Marketing

Filed under: Uncategorized

Dalam beberapa jam terakhir, tim kami telah mengupdate coding feed yang ada di blog CustomerLadder. Ternyata telah terjadi beberapa kesalahan teknis yang telah menyebabkan rekan-rekan subscribers blog CustomerLadder - dalam beberapa waktu terakhir tidak dapat menerima email updates artikel-artikel marketing CustomerLadder.

Berikut link untuk membaca artikel-artikel marketing update blog CustomerLadder:

Buying Trances: Rahasia Membaca Pikiran Konsumen (link Download Ebook)

Trik Simple Marketing Saat Krisis

Edukasi Pasar = Membantu Kompetitor?

Mengajak Orang Membeli = Mengubah Kebiasaan

Mengajak Konsumen Membeli Lebih Banyak

Want or Need to Buy?

Keputusan Membeli Produk: Logika atau Emosi?

Salam sukses selalu,

Annisa Wardani

www.CustomerLadder.com/blog